PustakawanBarru.com - Memilih jenjang karier di perusahaan startup akan jauh berbeda dengan pekerjaan di perusahaan korporasi, mulai dari jumlah orang yang bekerja di tim perusahaan, sistem yang digunakan, sampai budaya perusahaan. Secara definisi, startup itu sendiri berarti perusahaan atau organisasi yang pada umumnya berbasis teknologi dan mengalami pertumbuhan yang cepat untuk menjadi scalable business model. Artinya, jika kamu ingin bekerja di perusahaan startup, kamu harus siap menjadi individu yang siap dengan segala perubahan yang dialami perusahaan di masa perkembangannya.

7 Ciri Karyawan Yang Dicari Perusahaan Startup


Walaupun perusahaan startup tergolong perusahaan yang relatif kecil dibandingkan korporasi, perusahaan startup tidak asal pilih kandidat kerja, lho! Perusahaan startup juga harus membuktikan jika personality traits kandidat dapat menyokong perkembangan perusahaan. Di bawah ini ada tujuh ciri kandidat yang dicari-cari perusahaan startup.

1. Independent

Startup adalah perusahaan yang masih relatif kecil, dengan sumber daya yang sangat terbatas, seperti pendanaan dan sumber daya manusia.Kemungkinan besar tiap orang yang bekerja di startup akan memiliki tanggung jawab dan workload yang besar. Kamu harus bisa menjadi kandidat yang cepat tanggap dan mampu bekerja tanpa supervisi yang tinggi. Bekerja secara independen adalah komponen penting dalamstartup.

2. Willingness To Explore

Di perusahaan startup, akan ada banyak eksperimen metode dan strategi bisnis yang beragam, sampai akhirnya startup itu menemukan strategi yang cocok untuk pertumbuhannya. Dengan itu, kamu juga harus menjadi individu yang aktif dalam pencarian metode-metode baru untuk perusahaan, bisa dari strategi bisnis, layout web perusahaan, atau bahkan metode advertising.

3. Teamwork

Bekerja di dalam startup berarti bekerja di dalam tim yang lebih kecil dari korporasi. Jika kamu bekerja di startup yang baru saja beroperasi, mungkin saja tim perusahaan tersebut kurang dari sepuluh orang. Dengan itu, semua yang kamu lakukan dalam perusahaan akan berdampak besar ke performa dari startup tersebut. Kamu akan dituntut menjadi team player yang aktif, responsif, dan dapat bergaul dengan cepat dengan rekan kerja kamu.

4. Willingness To Learn

Perusahaan dengan tim yang kecil akan secara tidak langsung menuntut kamu untuk bekerja lebih luas dari scope pekerjaan kamu. Jika kamu melamar untuk pekerjaan sebagai UI/UX designer, jangan kaget jika kamu diminta untuk belajar tentang marketing atau public relations.Bukan hanya belajar di bidang yang berbeda, tapi kamu mungkin diminta untuk memberikan ide-ide yang dapat mengembangkan berbagai bidang perusahaan startup tersebut.

5. Competitiveness

Orang-orang kompetitif dan ambisius sangat cocok untuk bekerja di lingkungan startup. Mereka merupakan pekerja keras yang mencoba untuk meraih goal yang ditetapkan perusahaan. Tapi, yang terpenting adalah mereka tidak takut jika apa yang mereka lakukan mengalami kegagalan, karena pada akhirnya mereka akan terus maju dan mencoba lagi. Karena perusahaan startup tidak sestabil perusahaan korporasi, orang-orang yang kompetitif sangat dibutuhkan agar startup terus berkembang, dan tetap profitable.

6. Creativity

Ide-ide yang kamu tawarkan akan sangat dipertimbangkan di dalamstartup. Bekerja di perusahaan startup akan memberikan kamu lebih banyak kebebasan untuk berkontribusi dengan tanggung jawab yang lebih besar. Jadi, beruntunglah jika kamu adalah orang yang kreatif, karena inovasi kamu untuk perusahaan akan sangat dipertimbangkan — atau bahkan diimplementasikan oleh tim perusahaan.

7. Adaptability

Bekerja dalam lingkungan yang dinamis adalah salah satu ciri dari bekerja di startup. Dengan perubahan business environment yang cepat, kamu juga dituntut untuk merespon dengan cepat perubahan tersebut, apalagi jika startup tersebut bergelut di bidang information technology.Menjadi kandidat yang adaptif berarti kamu mempunyai problem solving skill yang penting untuk membantu perusahaan tetap survive di lingkungannya.

Jadi, apakah kamu kandidat yang cocok untuk bekerja di startup?

“Kalau Anggap Itu PENTING. Anda Bakal Nemu BANYAK CARA. Kalau Anggap Itu NGGAK PENTING. Anda Bakal Nemu BANYAK ALASAN.”